Pengalaman Ibu Hamil dalam Mengenali Tanda Bahaya Kehamilan di Klinik Praktik Mandiri Bidan Ida Fa Subang

Authors

  • Yunita Sarah Nadeak Akademi Keperawatan Kebonjati Bandung
  • Ricka Yuliassyahadah Akademi Keperawatan Kebonjati Bandung

DOI:

https://doi.org/10.57214/jasira.v4i3.367

Keywords:

Danger Signs of Pregnancy, Experience, Knowledge, Pregnant Women, Qualitative Research

Abstract

Danger signs in pregnancy are conditions that can threaten the safety of both mother and fetus if not recognized and managed appropriately. Limited knowledge and understanding among pregnant women regarding these danger signs remain a contributing factor to pregnancy complications. This study aimed to explore the experiences of pregnant women in recognizing danger signs of pregnancy at the Independent Midwifery Practice Clinic of Ida FA, Subang, covering knowledge, sources of information, perception, and response. A qualitative descriptive design was used. Informants were selected through purposive sampling among pregnant women attending antenatal care (ANC) at the clinic, with the final number of informants determined by data saturation [insert final number]. Data were collected through in-depth interviews, recorded, transcribed, and analyzed using the interactive Miles and Huberman model. Five main themes emerged: (1) knowledge of danger signs, (2) experiences of pregnancy complaints, (3) sources of information, (4) responses toward danger signs, and (5) barriers to recognition. Most informants recognized common danger signs such as bleeding and severe abdominal pain, although their understanding remained limited; health workers were the most trusted source of information; and responses varied from seeking immediate care to delaying treatment. The study concludes that pregnant women's knowledge and responses toward danger signs remain variable and are influenced by prior pregnancy experience, sources of information, and the quality of health education received. More contextual and sustained health education from midwives and nurses is needed to improve pregnant women's preparedness for maternal emergencies.

References

Abdullah, N., & Suhartatik. (2021). Pengaruh edukasi kesehatan terhadap pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(2), 120–128.

Creswell, J. W. (2016). Research design: Pendekatan metode kualitatif, kuantitatif, dan campuran (Edisi ke-4). Pustaka Pelajar.

Dewi, R., & Susanti, E. (2020). Tingkat pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan. Jurnal Kebidanan Indonesia, 11(1), 45–52. https://doi.org/10.33860/jpbn.v1i1.302

Handayani, S., & Sari, M. (2021). Faktor-faktor yang mempengaruhi keterlambatan penanganan komplikasi kehamilan. Jurnal Keperawatan, 13(2), 89–97.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Profil kesehatan Indonesia tahun 2022. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Lestari, D. (2020). Efektivitas edukasi kesehatan terhadap pemahaman ibu hamil mengenai tanda bahaya kehamilan. Jurnal Ilmu Keperawatan, 8(1), 33–40.

Notoatmodjo, S. (2018). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Rineka Cipta.

Prawirohardjo, S. (2020). Ilmu kebidanan (Edisi terbaru). PT Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.

Putri, A., & Wulandari, D. (2020). Hubungan tingkat pendidikan dengan pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan. Jurnal Kesehatan, 12(3), 210–218.

Rahmawati, I. (2019). Pengaruh pengalaman kehamilan terhadap kesiapsiagaan ibu dalam menghadapi komplikasi. Jurnal Kebidanan, 7(2), 98–105.

Rahmawati, I. (2020). Pengaruh pengalaman kehamilan terhadap kesiapsiagaan ibu dalam menghadapi komplikasi. Jurnal Kebidanan, 7(2), 98–105.

Sari, N. (2021). Gambaran pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan. Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak, 5(1), 15–22. https://doi.org/10.52317/ehj.v5i1.286

Sari, N. (2022). Gambaran pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan. Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak, 5(1), 15–22.

Thaddeus, S., & Maine, D. (1994). Too far to walk: Maternal mortality in context. Social Science & Medicine, 38(8), 1091–1110. https://doi.org/10.1016/0277-9536(94)90226-7

World Health Organization. (2023). Trends in maternal mortality 2000–2020. World Health Organization.

World Health Organization. (2025). Trends in maternal mortality 2000–2020. World Health Organization.

Yuliana, R., Fitriani, L., & Andini, P. (2022). Peran dukungan keluarga dalam pengambilan keputusan kegawatdaruratan maternitas. Jurnal Keperawatan Komunitas, 10(1), 55–63.

Yuliana, R., Fitriani, L., & Andini, P. (2024). Peran dukungan keluarga dalam pengambilan keputusan kegawatdaruratan maternitas. Jurnal Keperawatan Komunitas, 10(1), 55–63.

Downloads

Published

2026-08-31

How to Cite

Yunita Sarah Nadeak, & Ricka Yuliassyahadah. (2026). Pengalaman Ibu Hamil dalam Mengenali Tanda Bahaya Kehamilan di Klinik Praktik Mandiri Bidan Ida Fa Subang. Jurnal Siti Rufaidah, 4(3), 88–95. https://doi.org/10.57214/jasira.v4i3.367

Similar Articles

<< < 7 8 9 10 11 12 13 14 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.