Penerapan Terapi Relaksasi Otot Progresif terhadap Penurunan Tekanan Darah pada pasien Hipertensi di Ruang Amarilis RSI PKU Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Authors

  • Shisca Octavia Maharani Universitas Widya Husada Semarang
  • Rahayu Winarti Universitas Widya Husada Semarang

DOI:

https://doi.org/10.57214/jasira.v4i3.366

Keywords:

Blood Pressure, Hypertension, Non-Pharmacological Therapy, Progressive Muscle Relaxation, Relaxation Therapy

Abstract

Bakcground Hypertension, or high blood pressure, is a condition in which blood pressure exceeds the normal limit, with systolic readings >140 mmHg or diastolic readings >90 mmHg. Several therapeutic approaches can be used to control blood pressure, including non-pharmacological progressive muscle relaxation therapy. Objective this therapy is beneficial for lowering blood pressure. This study aimed to determine the effect of progressive muscle relaxation therapy on lowering blood pressure in hypertensive patients in the Amarilis room at the PKU Muhammadiyah Pekajangan Islamic Hospital (RSI PKU Muhammadiyah Pekajangan).Method the case study method used in this paper was a quasi-experimental design with a pre-test and post-test design on four patients in the Amarilis room. Blood pressure measurements were taken before and after progressive muscle relaxation therapy using a digital sphygmomanometer. Result the results showed that before progressive muscle relaxation therapy was carried out, all respondents still experienced an increase in blood pressure with an average value of 148/92 mmHg, after progressive muscle relaxation therapy was carried out, namely with an average of 135/83 mmHg. Coclusion of administering progressive muscle relaxation therapy were very influential in the process of reducing blood pressure in patients with hypertension and progressive muscle relaxation therapy can be carried out independently at home after hospital treatment.

References

Adillah, M. L. (2025). Penerapan edukasi kesehatan dan modifikasi gaya hidup pada pasien hipertensi (1st ed.).

Amalia, N., Hasanuddin, I., & Purnama, J. (2024). Pengaruh teknik relaksasi otot progresif dan dzikir terhadap perubahan tekanan darah lansia hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Amparita. Informasi dan Promosi Kesehatan, 3(1). https://doi.org/10.58439/ipk.v3i1.214

Andika, A. G., & Graharti, R. (2025). Panduan terbaru hipertensi: Sebuah tinjauan literatur Update on hypertension guidelines: A literature review. Medula, 15(3), 580–585.

Bahtiar, H., Ariyanti, M., & Supriyadi. (2021). Promosi kesehatan tentang COVID-19, pencegahan dan penanganan hipertensi pada lansia. Lentera Jurnal, 1(1), 74–80. https://doi.org/10.57267/lentera.v1i1.89

Brigita, M., & Wulansari, S. (2022). Pengaruh relaksasi autogenik terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi di RSU Kabupaten Tangerang. Jurnal Kesehatan, 11(2), 175–179. https://doi.org/10.37048/kesehatan.v11i2.452

Fatmasari, D. (2025). Penerapan senam hipertensi pada lansia untuk menurunkan tekanan darah tinggi pada penderita hipertensi.

Febriani, I., Lestari, I., & Erma, I. (2025). Implementasi keperawatan teknik relaksasi otot progresif pada lansia penderita hipertensi dengan masalah nyeri. Jurnal Keperawatan Merdeka (JKM), 5, 31–35. https://doi.org/10.36086/jkm.v5i1.2830

Firmansyah, M., & Kurdaningsih, S. (2025). Relaksasi otot progresif terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi. Babul Ilmi: Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan, 17(2).

Handayani, N., Sari, S., & Dewi, T. (2022). Penerapan relaksasi otot progresif terhadap tekanan darah pada pasien hipertensi. Jurnal Cendikia Muda, 2, 255–263. https://doi.org/10.47701/ovum.v2i2.2365

Handayani, S., Surani, V., Keristina, A., & Pranata, L. (2024). The relationship of self-care with compliance with medication in hypertension patients. Jurnal Keperawatan Florence Nightingale (JKFN), 7(1), 174–179. https://doi.org/10.52774/jkfn.v7i1.164

Julistyanissa, D., & Chanif. (2022). Penerapan brisk walking exercise terhadap perubahan tekanan darah penderita hipertensi. Ners Muda, 3, 1–11. https://doi.org/10.26714/nm.v3i3.10535

Khasanah, A., Imamah, I., & Sugito. (2025). Penerapan terapi relaksasi otot progresif terhadap tekanan darah pada lansia hipertensi di RSUD Kartini Karanganyar. Indonesian Journal of Public Health, 3(2), 293–302. https://doi.org/10.59680/medika.v2i3.1258

Mahendra, R., Nurhayati, S., & Purwono, J. (2022). Penerapan relaksasi autogenik untuk menurunkan tekanan darah penderita hipertensi di UPTD Rawat Inap Banjarsari Kecamatan Metro Utara. Jurnal Cendikia Muda, 2, 399–406.

Margiyati, & Setiawan, A. (2023). Penerapan terapi relaksasi otot progresif untuk menurunkan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi di keluarga wilayah binaan Puskesmas Pegandan Semarang. Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana, 5(1), 27–33.

Mira, L. A., & Rejeki, H. (2022). Penerapan relaksasi autogenik untuk menurunkan tekanan darah pada keluarga dengan hipertensi di Desa Nyamok. URECOL, 486–491.

Muchtar, F., Effendy, D. S., Sakti, E., & Kohali, O. (2025). Edukasi pencegahan dan pengendalian hipertensi menggunakan leaflet Kemenkes pada penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Mokoau. Indonesia Berdaya, 3, 577–586. https://doi.org/10.47679/ib.2022249

Mufidah, E. F., Pravesti, C. A., & Farid, D. A. M. F. (2022). Urgensi efikasi diri: Tinjauan teori Bandura. Dalam Penguatan pelayanan bimbingan dan konseling dalam kurikulum Merdeka (hlm. 30–35).

Noufal, F. (Ed.). (2025). Penatalaksanaan lansia hipertensi.

Pristya, J., & Sartika, A. (2021). Pengaruh relaksasi otot progresif terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi di RS Annisa Bogor tahun 2021.

Rachmawati, A. R., & Aisah, S. (2024). Penerapan terapi kombinasi relaksasi otot progresif dan musik terhadap tekanan darah pada lansia hipertensi. Ners Muda, 5, 227–236. https://doi.org/10.26714/nm.v5i2.14442

Rimadia, A., & Khoiriyah. (2023). Penurunan tekanan darah tinggi pada penerapan terapi relaksasi otot progresif pasien hipertensi. Ners Muda, 4. https://doi.org/10.26714/nm.v4i2.10450

Ripaldi, D., & Haryanto, M. (2025). Pengaruh terapi relaksasi autogenik terhadap penurunan tekanan darah sistolik pada lansia dengan hipertensi di RW 005 wilayah kerja Puskesmas Sindangkerta Bandung Barat 2025. Jurnal Riset Ilmiah, 2(3), 1583–1593. https://doi.org/10.62335/sinergi.v2i3.1058

Sahir, & Syafrida. (2022). Metodologi penelitian (M. S. Dr. Ir. Try Koryati, Ed.; 1st ed.).

Shofiana, S., & Mulyaningsih. (2024). Penerapan terapi relaksasi otot progresif terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi di Desa Joyotakan. Indonesian Journal of Public Health, 2(3), 426–435.

Tambunan, R. N., & Fitri, L. N. (2025). Implementasi relaksasi autogenik terhadap nyeri pasien pasca apendiktomi. Jurnal Cendikia Muda, 5, 436–443.

Tarigan, H., Arianto, A., & Surya, A. (2025). Pengaruh relaksasi otot progresif terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi di Puskesmas Deli Tua. Jurnal Penelitian Keperawatan Medik, 7(2), 7–19. https://doi.org/10.36656/jpkm.v7i2.2301

Winarti, R., Saifudin, M., Pranawati, M., Handayani, R., Griyaningsih, W., Sakti, T., Sukesi, N., & Wahyuningsih. (2023). Pelatihan manajemen stres pada penderita penyakit kronis di Kelurahan Beringin Semarang. Compromise Journal, 1(4), 74–81. https://doi.org/10.57213/compromisejournal.v1i4.154

Downloads

Published

2026-08-31

How to Cite

Shisca Octavia Maharani, & Rahayu Winarti. (2026). Penerapan Terapi Relaksasi Otot Progresif terhadap Penurunan Tekanan Darah pada pasien Hipertensi di Ruang Amarilis RSI PKU Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan. Jurnal Siti Rufaidah, 4(3), 75–87. https://doi.org/10.57214/jasira.v4i3.366

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.