Hubungan Umur dan Gravida dengan Kekurangan Energi Kronik pada Ibu Hamil di Puskesmas Pagar Merbau
DOI:
https://doi.org/10.57214/jasira.v2i4.164Keywords:
Age, Chronic Energy Deficiency, Gravida, Pregnant WomenAbstract
Nutrition plays an important role in influencing health, especially in pregnant women. Adequate nutritional intake is very important to support the health of the mother and fetus. Malnutrition, such as Chronic Energy Deficiency (CED), is a health problem that is often experienced by pregnant women. This study aims to analyze the relationship between age and number of pregnancies (gravida) with the incidence of CED in pregnant women at the Pagar Merbau Health Center, Pagar Merbau District, Deli Serdang Regency, in 2023. This study used an analytical design with a cross-sectional approach, which observed independent and dependent variables only once at a time. The study sample consisted of 56 pregnant women selected using the Purposive Sampling technique. The results showed that most respondents had a high school education of 34 people (60.7%), with the least number of college graduates of 2 people (3.6%). Most respondents were unemployed or housewives as many as 30 people (53.6%), while those who worked as farmers, employees, traders, and laborers were 10 people (10%), 8 people (14.3%), 7 people (12.5%), and 1 person (1.8%). This study also shows that the more often a mother is pregnant, the less attention she pays to health and nutritional intake, because pregnancy is considered a common thing.
References
Aminin, F., Atika, W., & Ria, P. L. (2014). Pengaruh kekurangan energi kronis (KEK) dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Jurnal Kesehatan, 5(2), 167-172.
Ernawati, A. (2018). Hubungan usia dan status pekerjaan ibu dengan kejadian kurang energi kronis pada ibu hamil. Jurnal Litbang, 14(1), 27-37.
Fitriana, D. (2016). Faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian KEK pada ibu hamil di Puskesmas Baturraden II Kabupaten Banyumas. Retrieved from http://repository.ump.ac.id/875/
Kementerian Kesehatan RI. (2013). Riset kesehatan dasar tahun 2013. Jakarta: Balitbang Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan RI. (2014). Pedoman gizi seimbang. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Kristiyanasari, W. (2010). Gizi ibu hamil. Bantul: Nuha Medika.
Lubis, L. A. (2016). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian kekurangan energi kronik (KEK) pada ibu hamil di Puskesmas Langsa Lama Kota Langsa tahun 2015.
Mahirawati, V. K. (2014). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kekurangan energi kronis (KEK) pada ibu hamil di Kecamatan Kamoning dan Tambelangan, Kabupaten Sampang, Provinsi Jawa Timur. Buletin Penelitian Sistem Kesehatan, 17(2), 193-202.
Manuaba, I. B. G. (2014). Ilmu kebidanan, penyakit kandungan dan KB untuk pendidikan bidan (Edisi 2). Jakarta: EGC.
Masturah. (2013). Faktor-faktor yang mempengaruhi status gizi ibu hamil pada masa kehamilan yang berkunjung ke Puskesmas Meutulang Kecamatan Panton Reu Kabupaten Aceh Barat. Skripsi, Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Teuku Umar Meulaboh Aceh Barat.
Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi penelitian kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Prawiroharjo, S. (2016). Ilmu kebidanan. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.
Proverawati, A., & Cahyo, I. (2014). Berat badan lahir rendah (BBLR). Yogyakarta: Nuha Medika.
Proverawati, A., & Siti, A. (2016). Gizi untuk kebidanan. Yogyakarta: Nuha Medika.
Rahmi, L. (2017). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kekurangan energi kronis (KEK) pada ibu hamil di Puskesmas Belimbing Padang. Jurnal Kesehatan Medika Saintika, 8(1), 41-45.
Riskesdas. (2018). Riset kesehatan dasar (Riskesdas). Jakarta: Balitbang Kemenkes RI.
Rizkah, Z., & Mahmudiono, T. (2017). Hubungan antara umur, gravida, dan status bekerja terhadap risiko kurang energi kronis (KEK) dan anemia pada ibu hamil. Amerta Nutr, 1(2), 72-79. https://doi.org/10.20473/amnt.v1.i2
Sediaoetama, A. D. (2010). Ilmu gizi untuk mahasiswa dan profesi. Jakarta: Dian Rakyat.
Sigit. (2017). Hubungan antara pengetahuan tentang gizi dan konsumsi protein dengan kejadian KEK. Skripsi, Universitas Sumatera Utara.
Soetjiningsih. (2016). Tumbuh kembang anak (Edisi 2). Jakarta: EGC.
Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sumini. (2017). Hubungan paritas dengan kejadian kekurangan energi kronik (KEK) pada ibu hamil di Desa Gombang Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo. Jurnal Delima Harapan, 5(1), 1-6.
Supariasa, I. D. N., Bakri, B., & Fajar, I. (2016). Penilaian status gizi. Jakarta: EGC.
Walyani, E. S., & Purwoastuti, T. E. (2015). Asuhan kebidanan persalinan & bayi baru lahir. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.
Wijanti, R. E., Indah, R., & Suwoyo. (2016). Analisis faktor determinan kejadian KEK pada ibu hamil di RSIA Citra Keluarga Kediri tahun 2015. Jurnal Ilmu Kesehatan, 5(1), 73-86.
Yana, M., Musafaah, & Yulidasari, F. (2016). Hubungan antara usia ibu pada saat hamil dan status anemia dengan kejadian berat badan lahir rendah (BBLR). Studi observasional di wilayah kerja Puskesmas Martapura. Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia, 3(1), 20-25.
Yulianti, S., & Sari, N. N. (2018). Upaya perbaikan gizi dengan pemberian makanan tambahan pada Ny. D umur 24 tahun G1 P0 A0 hamil trimester II dengan kurang energi kronis (KEK) di BPM Satiarmi Kota Bengkulu tahun 2018. Journal of Midwifery, 6(2), 35-40.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Jurnal Siti Rufaidah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.