Analisis Determinan Sanitasi Lingkungan terhadap Kejadian ISPA Pascabencana Banjir di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Tanah Jambo Aye
DOI:
https://doi.org/10.57214/jasira.v4i4.445Keywords:
Acute Respiratory Infections (ARI), Drainage Conditions, Environmental Sanitation, Flood Disaster, Wastewater and Solid Waste ManagementAbstract
Floods can damage environmental sanitation facilities and increase the risk of diseases, including Acute Respiratory Infections (ARI). Disrupted sanitation conditions following a disaster may create an unhealthy environment and increase the risk of health problems among affected communities. This study aims to analyze environmental sanitation determinants associated with ARI following the flood in Tanah Jambo Aye Public Health Center. This quantitative study employed an analytical observasional design with a cross-sectional approach. The sample included 83 households from Matang Arongan, Cot Biek, and Biara Timur villages, selected through accidental sampling. The independent variables included clean water availability, latrine conditions, wastewater and solid waste management, drainage conditions, and Clean and Healthy Living Behaviors (PHBS), while the dependent variable was ARI occurrence. The data were analyzed using univariate analysis, bivariate analysis with the Chi-Square test, and multivariate analysis using multiple logistic regression. The results showed that 52 respondents (62.7%) experienced ARI. Bivariate analysis demonstrated significant associations between wastewater and solid waste management (ρ < 0.001; OR=0.117), drainage conditions (ρ < 0.001; OR=0.060), and ARI occurrence. Multivariate analysis showed that wastewater and solid waste management (ρ < 0.001; Exp(B)=14.884) and drainage conditions (ρ < 0.001; Exp(B)=22.179) remained significantly assiciated with ARI. These findings indicate that wastewater and solid waste management and drainage conditions are the three environmental sanitation factors most associated with ARI following the flood disaster. Therefore, improving wastewater and solid waste management and restoring drainage functions are important measures for reducing the risk of ARI following flood disaster.
References
Agusnur, A. (2025). Hubungan kondisi fasilitas sanitasi dengan kejadian infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) pada balita. Jurnal Riset Kesehatan Lingkungan dan Sanitasi, 1(1), 16–22. http://ojs.pustakabangsaindonesia.com/index.php/jrkls
Apriliyana, P., & Silvitasari, I. (2025). Gambaran tingkat pengetahuan masyarakat dalam mengantisipasi penyakit pasca banjir di RT 04, Dusun Nusupan, Desa Kadokan. Nian Tana Sikka: Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 3(5), 12–24. https://doi.org/10.59603/niantanasikka.v3i5.1015
Dusra, E. (2021). Hubungan faktor lingkungan dengan kejadian penyakit ISPA pada masyarakat Desa Nania Kota Ambon tahun 2020. Jurnal Keperawatan Sisthana, 6(2), 78–88. https://doi.org/10.55606/sisthana.v6i2.265
Heretringgi, R., Astuti, N. P. W., & Sumadewi, N. L. U. (2023). Hubungan sanitasi lingkungan fisik rumah dengan kejadian penyakit infeksi saluran pernapasan akut di UPTD Puskesmas Mengwi III Kabupaten Badung Bali tahun 2022. Jurnal Kesehatan, Sains, dan Teknologi (JAKASAKTI), 2(3). https://doi.org/10.36002/js.v2i3.2687
Izlaini, et al. (2026). Analisis alternatif kebijakan permasalahan sanitasi lingkungan akibat sampah di RT 15 Kelurahan Lawang Kidul Kota Palembang. Jurnal Ilmu Administrasi Negara, 23(1). https://doi.org/10.59050/jian.v23i1.555
Lestari, A. S. I. (2021). Hubungan sanitasi fisik rumah dengan kejadian ISPA pada balita di TPA Tamangappa Antang Makassar tahun 2020. Alami Journal (Alauddin Islamic Medical) Journal, 5(1), 1–12. https://doi.org/10.24252/alami.v5i1.12600
Mauleky, D. W., & Lasaiba, M. A. (2025). Analisis dampak bencana banjir di Urimessing Kelurahan Ahusen, Sirimau Kota Ambon dan kaitannya dengan kesadaran masyarakat dalam penanganan bencana banjir. Jurnal Geografi, Lingkungan dan Kesehatan, 3(1), 34–43. https://doi.org/10.30598/jglk.3.1.17793
Muharramah, D. H., Fakhriatiningrum, F., Saputra, Y. A., Lisa, M., J, R. F., & Armawan, L. V. A. (2025). Kualitas air dan risiko gejala infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) pada balita: Studi cross-sectional. Jurnal Ners, 9(3), 4061–4067. https://doi.org/10.31004/jn.v9i3.45923
Mulder, A. C., Pijnacker, R., de Man, H., van de Kassteele, J., van Pelt, W., Mughini-Gras, L., & Franz, E. (2019). "Sickenin' in the rain"—Increased risk of gastrointestinal and respiratory infections after urban pluvial flooding in a population-based cross-sectional study in the Netherlands. BMC Infectious Diseases, 19, Article 377. https://doi.org/10.1186/s12879-019-3984-5
Mulyati, S. S., Iriantoi, R. Y., & Hidayah, N. (2024). Faktor-faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian ISPA di permukiman sekitar bandara. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 23(1), 67–72. https://doi.org/10.14710/jkli.23.1.67-72
Pitriani, D., Radhiah, S., & Sanjaya, K. (2021). Pengaruh lingkungan fisik rumah dan perilaku terhadap kejadian penyakit saluran pernapasan akut (ISPA). 12, 171–182. https://doi.org/10.22487/preventif.v12i1.225
Raenti, R. A., Gunawan, A. T., & Subagiyo, A. (2019). Hubungan faktor lingkungan fisik rumah dan perilaku hidup bersih dan sehat dengan kejadian infeksi saluran pernapasan akut pada balita di wilayah kerja Puskesmas 1 Purwokerto Timur tahun 2018. Buletin Keslingmas, 38(1), 85–94. https://doi.org/10.31983/keslingmas.v38i1.4079
Rasyid, Z., & Susanti, N. (2024). Analisis sanitasi lingkungan terhadap gejala ISPA di Kecamatan Tuah Madani. Journal of Religion and Public Health, 6(2), 105–115. https://doi.org/10.15408/jrph.v6i2.41128
Sapitri, D., Diansafitri, M., Pitriyanti, L., Kesehatan, J., Poltekkes, L., & Tanjungpinang, K. (2025). Gambaran sanitasi lingkungan permukiman pesisir Kampung Sungai Enam Laut Kecamatan Bintan Timur. 3(2), 103–111.
Saulnier, D. D., Hanson, C., Ir, P., Alvesson, H. M., & von Schreeb, J. (2018). The effect of seasonal floods on health: Analysis of six years of national health data and flood maps. International Journal of Environmental Research and Public Health, 15(4), Article 665. https://doi.org/10.3390/ijerph15040665
Sukria. (2023). Hubungan kondisi lingkungan rumah dengan kejadian infeksi pernafasan akut (ISPA) di Desa Mendale Kecamatan Kebayakan Kabupaten Aceh Tengah. NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah, 13(1), 79–88.
Tampubolon, J., Katmawanti, S., Hapsari, A., & Kurniawan, A. (2024). Hubungan sanitasi lingkungan fisik rumah dan sikap masyarakat dengan kejadian infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) pada masyarakat Desa Siabal-Abal VI. Sport Science and Health, 6(8), 781–787. https://doi.org/10.17977/um062v6i82024p781-787
Tooy, T. O., Antuke, M. Z., Siregar, M. N. I., Ibrahim, S. A., & Pantow, S. M. (2025). Hubungan kondisi lingkungan rumah dengan kejadian infeksi saluran pernapasan akut pada orang dewasa di Puskesmas Dumbo Raya. Jambura Axon Medika, 2(1).
Ulrahmah, Z., Zahara, H., & Martina, M. (2026). Analisis sanitasi lingkungan dan status gizi terhadap kejadian infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) pada balita pasca bencana banjir di wilayah kerja Puskesmas Panteraja Kabupaten Pidie Jaya. Jurnal Kesehatan Amanah, 10(2). https://doi.org/10.57214/jka.v10i2.1210
World Health Organization. (2025). Floods. https://www.who.int/europe/health-topics/floods
Zolendo, N. S., Felizita, E., & Suyanto, J. (2022). Hubungan perilaku hidup bersih dan sehat dan fisik rumah dengan kejadian ISPA pada balita di wilayah kerja Puskesmas Beriang Tinggi Kabupaten Kaur tahun 2021: The relationship between clean and healthy behavior and physical homes with respiratory tract inf. Hygea Public Health, 1(1), 19–28. https://doi.org/10.37676/jhph.v1i1.3511
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Siti Rufaidah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



