Hubungan Lingkar Lengan Atas (Indikator Kekurangan Energi Kronis) dengan Kejadian Stunting

Authors

  • Fitriyanti Abdullah Institut Teknologi Sains dan Kesehatan RS dr. Soepraoen Kesdam V/BRW Malang
  • Rani Safitri Institut Teknologi Sains dan Kesehatan RS dr. Soepraoen Kesdam V Brawijaya Malang

DOI:

https://doi.org/10.57214/jasira.v4i4.416

Keywords:

Cross Sectional, Dengilo Health Center, Energy Shortage, LILA Mom, Stunting News

Abstract

Stunting is a disorder of child growth and development due to chronic nutritional deficiencies that are still a public health problem in Indonesia. The World Health Organization (WHO) ranks Indonesia as the country with the third highest prevalence of stunting in Asia. One of the risk factors for stunting is chronic energy deficiency (KEK) in pregnant women which can be measured through upper arm circumference (LILA). This study aims to determine the relationship between maternal LILA during pregnancy and the incidence of stunting in toddlers in the work area of UPTD Dengilo Health Center. The study used an analytical observational method with a cross sectional design. The sampling technique was a total sampling with a total of 15 respondents in pregnant women. Data was obtained from medical records and KIA books in 2026, then analyzed using the Chi-Square test. The results of the study showed that all respondents experienced SEZs (100.0%), with the incidence of stunting in toddlers at 66.7% and non-stunting at 33.3%. Bivariate analysis showed a significant relationship between maternal LILA during pregnancy and the incidence of stunting (p-value = 0.001). The conclusion of this study is that there is a meaningful relationship between the LILA of pregnant women and the incidence of stunting in toddlers, so the monitoring of the nutritional status of pregnant women through LILA measurement needs to be improved as an effort to prevent stunting.

References

Calsin, K., & Oot, L. (2018). Guide to anthropometry: A practical tool for program planners, managers, and implementers. USAID, FANTA III Project, FHI 360.

Dini, A. L., Resnal, L., & Halni, S. (2020). Status pendidikan ibu dan kejadian stunting pada balita di Desa Petirhilir Baregreg Kabupaten Ciamis. Tunas-Tunas Riset Kesehatan, 10(2), 126–128.

Junus, R., Kilaingi, G., Paruntu, O. L., & Ranti, N. (2022). Usia saat hamil dan LILA dengan kejadian stunting pada anak balita di wilayah kerja Puskesmas Rata Totok. e-Proceeding SEMNAS, 1(2), 381–391.

K amus gizi: Pelengkap kesehatan keluarga. (2009). Kompas Gramedia.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018a). Buletin stunting. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018b). Situasi balita pendek (stunting) di Indonesia. Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS), & UNICEF. (2017). Laporan baseline SDG tentang anak-anak di Indonesia.

Pondaleng, O., Keswara, N. W., & Salfitri, R. (2024). Hubungan lingkar lengan atas dengan kadar hemoglobin ibu hamil di Kelurahan Pondang. Jurnal Maternalitas, 12(2), 438–444.

Sartono. (2013). Hubungan kekurangan energi kronis ibu hamil dengan kejadian stunting pada anak usia 6–24 bulan di Kota Yogyakarta [Tesis, Universitas Gadjah Mada].

Shinsugi, C., Gunasekara, D., & Takimoto, H. (2020). Use of mid-upper arm circumference (MUAC) to predict malnutrition among Sri Lankan school children. Nutrients, 12(168), 1–8.

Siti, F. (2016). Gizi & kesehatan untuk ibu hamil. Penerbit Erlangga.

Soetjiningsih. (2009). Tumbuh kembang anak. Penerbit Buku Kedokteran (EGC).

Sumialti, I., Kania, N., Arifin, S., & Syahaldatinal Noor, M. (2021). Meta analysis study: Risk factors related to the events of loss of chronic energy (KEK) in pregnant women. International Journal of Scientific and Research Publications, 11(1), 628.

Susilojati, D., & Handayani, S. (2013). Hubungan pertambahan berat badan ibu saat hamil berdasarkan indeks massa tubuh dengan berat badan bayi baru lahir. Jurnal Kebidanan, V(2), 41–45.

Teguh, N. A. L., & Halpsari, A. L. (2019). Faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian kekurangan energi kronis (KEK) pada ibu hamil di wilayah kerja UPT Puskesmas I Pekutatan, Jembrana, Bali. Intisari Sains Medis, 10(3), 506–510.

Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan. (2017). 100 kabupaten/kota prioritas untuk intervensi anak kerdil (stunting). SWPR.

Trihardiani, I. (2012). Faktor risiko kejadian berat badan lahir rendah di wilayah kerja Puskesmas Singkawang Timur dan Utara Kota Singkawang (pp. 7–13). Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro.

Tsaralatifah, R. (2020). Faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita di Kelurahan Ampel Kota Surabaya. Amerta Nutrition, 4(2), 171–177.

World Health Organization. (2014). Global nutrition targets 2025: Stunting policy brief. World Health Organization.

Downloads

Published

2026-11-01

How to Cite

Fitriyanti Abdullah, & Rani Safitri. (2026). Hubungan Lingkar Lengan Atas (Indikator Kekurangan Energi Kronis) dengan Kejadian Stunting. Jurnal Siti Rufaidah, 4(4), 53–60. https://doi.org/10.57214/jasira.v4i4.416

Similar Articles

<< < 10 11 12 13 14 15 16 17 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>