Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil tentang Tanda Bahaya Kehamilan dengan Kepatuhan ANC di Puskesmas Imandi

Authors

  • Fitri Indriyani Papising Institut Teknologi Sains dan Kesehatan RS dr. Soepraoen Kesdam V Brawijaya Malang
  • Rani Safitri Institut Teknologi Sains dan Kesehatan RS dr. Soepraoen Kesdam V Brawijaya Malang

DOI:

https://doi.org/10.57214/jasira.v4i4.415

Keywords:

ANC, ANC Compliance, Danger Signs Pregnancy, Maternal Knowledge, Pregnant Women

Abstract

Danger signs of pregnancy are conditions that pregnant women need to know so they can immediately seek help at health facilities. Knowledge of pregnant women about danger signs of pregnancy can influence compliance in carrying out Antenatal Care (ANC). This study aims to determine the relationship between knowledge of pregnant women about danger signs of pregnancy and ANC compliance at Puskesmas Imandi. This study used a quantitative analytic design with a cross-sectional approach. The sample consisted of 44 respondents selected using purposive sampling technique. Data were collected using a questionnaire on knowledge of pregnancy danger signs and a questionnaire on ANC compliance. Data analysis was carried out using univariate and bivariate analysis using the Chi-Square test with SPSS. The results showed that most respondents had good knowledge, namely 27 respondents (61.4%) and were compliant in ANC, namely 29 respondents (65.9%). The Chi-Square test results showed a p-value of 0.002. The conclusion of this study is that there is a significant relationship between knowledge of pregnant women about danger signs of pregnancy and ANC compliance at Puskesmas Imandi.

References

Aprina, T., et al. (2025). Pendidikan kesehatan bagi ibu hamil dengan tema “Pentingnya ANC rutin dan mengenal tanda bahaya dalam kehamilan”. KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara, 5(3). https://doi.org/10.55606/kreatif.v5i3.8266

Bahadar, J., Radjamuda, N., & Laya, A. A. (2024). Pengetahuan ibu hamil mengenai tanda bahaya kehamilan mempengaruhi kepatuhan melaksanakan Antenatel Care (ANC) di wilayah kerja Puskesmas Kota Ternate. Jurnal Kesehatan, 17(2). https://doi.org/10.32763/cevm1271

Dewi, R. S., & Lestari, A. (2024). Pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan dan perilaku pemeriksaan kehamilan. Jurnal Kebidanan dan Kesehatan Reproduksi, 8(2), 77–84.

Fitri, L., Rohmi, R., & R, C. (2025). Hubungan pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan dengan kepatuhan melakukan Antenatal Care (ANC). Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(1). https://doi.org/10.59585/bajik.v4i1.902

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Buku kesehatan ibu dan anak. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2025). Profil Kesehatan Indonesia 2024 Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Lestari, D., & Putri, R. A. (2023). Faktor yang berhubungan dengan kepatuhan kunjungan ANC pada ibu hamil. Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak, 7(1), 35–42.

Lisni, L., et al. (2024). Pelatihan pengenalan dan penanganan tanda-tanda bahaya kehamilan pada ibu hamil dan keluarga dalam upaya menurunkan kasus kematian ibu di Puskesmas Bebesen Kabupaten Aceh Tengah. Compromise Journal: Community Professional Service Journal, 2(4). https://doi.org/10.57213/compromisejournal.v2i4.453

Nurhabib, N., et al. (2024). Efektivitas e-booklet pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan di Puskesmas Sonomartani Labura. Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi, 2(4). https://doi.org/10.55606/jig.v2i4.3225

Putri, A., Rahmadini, A., Wiliandari, A., Pradipta, Y., & Mayori, A. (2024). Faktor yang mempengaruhi ibu hamil dalam kunjungan Antenatal Care: Systematic Review and Meta-Analysis. JIK Jurnal Ilmu Kesehatan, 8(1). https://doi.org/10.33757/jik.v8i1.1070

Rainuny, Y., Said, F. I., & Joni, Y. N. (2024). Gambaran pengetahuan ibu hamil tentang tanda dan bahaya kehamilan. Jurnal Kesehatan, 12(1), 121–132. https://doi.org/10.35913/jk.v12i1.620

Rikhaniarti, et al. (2025). Pengaruh pemberian edukasi terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil trimester 1 tentang tanda bahaya kehamilan di Puskesmas Panambungan tahun 2024. Jurnal Kesehatan Delima Pelamonia, 8(1). https://doi.org/10.37337/jkdp.v8i1.730

Rilyani, R., et al. (2024). Pendidikan kesehatan mengenai tanda bahaya kehamilan pada ibu hamil di Puskesmas Gedong Air Bandar Lampung. Compromise Journal: Community Professional Service Journal, 2(4). https://doi.org/10.57213/compromisejournal.v2i4.477

Sari, N. M., & Wulandari, R. (2024). Kepatuhan antenatal care pada ibu hamil dan faktor yang mempengaruhinya. Jurnal Ilmu Kebidanan, 12(2), 88–96.

World Health Organization, United Nations Children’s Fund, United Nations Population Fund, World Bank Group, & United Nations Department of Economic and Social Affairs, Population Division. (2025). Trends in maternal mortality 2000 to 2023: Estimates by WHO, UNICEF, UNFPA, World Bank Group and UNDESA/Population Division. World Health Organization. https://www.who.int/publications/i/item/9789240108462

World Health Organization. (2016). WHO recommendations on antenatal care for a positive pregnancy experience. World Health Organization.

World Health Organization. (2025). Antenatal care. World Health Organization.

Downloads

Published

2026-11-01

How to Cite

Fitri Indriyani Papising, & Rani Safitri. (2026). Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil tentang Tanda Bahaya Kehamilan dengan Kepatuhan ANC di Puskesmas Imandi. Jurnal Siti Rufaidah, 4(4), 84–92. https://doi.org/10.57214/jasira.v4i4.415

Similar Articles

<< < 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>