Gambaran Pengetahuan Akseptor KB Tentang Alat Kontrasepsi Implant di UPTD Puskesmas Inobonto

Authors

  • Faradiba Mokoagow Institut Teknologi Sains dan Kesehatan RS dr. Soepraoen Kesdam V Brawijaya Malang
  • Rani Safitri Institut Teknologi Sains dan Kesehatan RS dr. Soepraoen Kesdam V Brawijaya Malang

DOI:

https://doi.org/10.57214/jasira.v4i4.413

Keywords:

Community Health Center, Contraceptive Implants, Family Planning Acceptors, Inobonto Community Health Center, Knowledge

Abstract

Implant contraceptives are one of the long-term contraceptive methods that are effective in preventing pregnancy. Knowledge of family planning acceptors about implant contraceptives is important because it can influence understanding of benefits, mechanism of action, duration of use, side effects, and care after insertion. This study aims to determine the description of knowledge of family planning acceptors about implant contraceptives at UPTD Puskesmas Inobonto. This study used a descriptive quantitative design with a cross-sectional approach. The sample consisted of 52 respondents selected using purposive sampling technique. Data were collected using a questionnaire on knowledge of implant contraceptives and analyzed using univariate analysis using SPSS. The results showed that most respondents had good knowledge of 30 respondents (57.7%), sufficient knowledge of 15 respondents (28.8%), and poor knowledge of 7 respondents (13.5%). The conclusion of this study is that the knowledge of family planning acceptors about implant contraceptives at UPTD Puskesmas Inobonto is mostly in the good category. The health center needs to maintain and improve education on implant contraception through counseling, education, and easy-to-understand information media.

References

Ashari, V. M., Septiyana, M. E., & Rahayu, S. (2024). Gambaran tingkat pengetahuan akseptor KB implant tentang efek samping penambahan berat badan. Jurnal Alaqoh, 10(2). https://doi.org/10.70371/jala.v10i2.128

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional. (2020). Rencana Strategis Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Tahun 2020–2024. BKKBN.

Badan Pusat Statistik. (2026). Angka prevalensi penggunaan metode kontrasepsi pada pasangan usia subur. Badan Pusat Statistik.

Cahyaningrum, & Cahyaningrum. (2024). Pendidikan dan dukungan suami mempengaruhi minat penggunaan alat kontrasepsi dalam rahim. Midwifery Science Care Journal (MSCJ), 3(1). https://doi.org/10.63520/mscj.v3i1.539

Chairunnisah, C., et al. (2024). Hubungan karakteristik terhadap pengetahuan ibu tentang alat kontrasepsi KB suntik 3 bulan di Puskesmas Tanjung Kecamatan Tanjung Tiram Provinsi Sumatera Utara. Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan, 2(2). https://doi.org/10.59841/jumkes.v2i2.1066

Contesa, L. (2023). Peningkatan pengetahuan kontrasepsi implant sebagai kontrasepsi jangka panjang. Karya Kesehatan Journal of Community Engagement, 4(1), 16–19. https://doi.org/10.46233/k2jce.v4i01.976

Fatimah, S., Khairunisyah, Septiani, T., & Lastriyani. (2025). Faktor-faktor penyebab rendahnya akseptor KB implant. JurnalNers,9(2).https://doi.org/10.31004/jn.v9i2.43644

Husniati, R., et al. (2024). Hubungan lama pemakaian alat kontrasepsi suntik 3 bulan dengan gangguan menstruasi pada akseptor KB suntik 3 bulan di Puskesmas Melak Kalimantan Timur Tahun 2023. Jurnal Kesehatan dan Kedokteran, 1(3). https://doi.org/10.62383/vimed.v1i3.162

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2025). Profil Kesehatan Indonesia 2024.Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Mularsih, S., Romdiyah, & Istiqomah, T. (2025). Hubungan pengetahuan pasangan usia subur dengan pemilihan alat kontrasepsi implant di Desa Slukatan. Indonesian Journal of Midwifery, 8(1), 101–108. https://doi.org/10.35473/ijm.v8i1.3845

Nasution, E. M. (2024). Hubungan pengetahuan ibu dan dukungan suami dengan pemilihan alat kontrasepsi implant pada PUS di wilayah kerja Puskesmas Matiti. Journal of Midwifery and Health Research, 2(2), 64–68.

Novilasari, N., Astuti, N. B., Novitasari, N., Sari, N. H. P., Hasanah, S., Faujiah, S., & Jayatmi, I. (2024). Hubungan pengetahuan dan dukungan suami dengan penggunaan IUD pada akseptor KB di TPMB. S Kecamatan Ciputat Timur Kota Tangerang Selatan tahun 2024. Jurnal Ilmiah Bidan, 8(2).

Sugianti, N. K. S., Senjaya, A. A., & Marhaeni, G. A. (2024). Hubungan antara pengetahuan, paritas, dan dukungan suami dengan penggunaan kontrasepsi implant di Unit Pelaksana Teknis Daerah Puskesmas Kuta Utara. HOPE: The Journal of Health Promotion and Education, 2(1). https://doi.org/10.36049/hope.v2i1.341

World Health Organization. (2025). Family planning/contraception methods. World Health Organization.

Yusnida, H., & Suryani, R. (2024). Gambaran tingkat pengetahuan akseptor KB implant tentang efek samping spotting KB implant. Jurnal Alaqoh, 10(2). https://doi.org/10.70371/jala.v10i2.129

Downloads

Published

2026-11-01

How to Cite

Faradiba Mokoagow, & Rani Safitri. (2026). Gambaran Pengetahuan Akseptor KB Tentang Alat Kontrasepsi Implant di UPTD Puskesmas Inobonto . Jurnal Siti Rufaidah, 4(4), 101–108. https://doi.org/10.57214/jasira.v4i4.413

Similar Articles

<< < 9 10 11 12 13 14 15 16 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>