Faktor -Faktor Yang Mempengaruhi Cakupan Imunisasi MR (Measles Rubella) di Wilayah Kerja Puskesmas Pekanbaru Kota Tahun 2025

Authors

  • Yessi Rahayu Universitas Abdurrab
  • Ari Diansyah Universitas Abdurrab
  • Ardita Aldama Universitas Abdurrab
  • Fadila Rizki Yani Universitas Abdurrab

DOI:

https://doi.org/10.57214/jasira.v4i1.294

Keywords:

Family Support, Health Workers, Maternal Knowledge, Measles Rubella, Pekanbaru Kota Public Health Center

Abstract

Measles Rubella (MR) immunization coverage in Indonesia remains below the national target of 95%, with coverage in 2024 reaching only 82.3% and showing a decline compared to the previous year. A lower coverage was observed in the working area of Pekanbaru Kota Public Health Center, where only238 out of 547 eligible children (41.3%) received MR immunization. Low immunization coverage may reduce herd immunity and increase the risk of measles and rubella outbreaks. This study aimed to analyze factors influencing MR immunization uptake among children under five in the working area of Pekanbaru Kota Public Health Center in 2025. This quantitative study employed a cross-sectional design involving 40 mothers of children aged 9–60 months selected through accidental sampling. Data were collected using structured questionnaires assessing maternal knowledge, attitudes, family support, support from health workers, and travel time to health facilities. Univariate and bivariate analyses were performed using the Chi-Square test at a 95% confidence level (α = 0.05). The results showed that 67.5% of respondents had provided MR immunization to their  children.  Significant associations  were  found  between  maternal knowledge (p = 0.033), maternal attitudes (p = 0.037), family support (p = 0.002), and health worker support (p = 0.015) with MR immunization uptake, while travel time to health facilities was not significantly associated (p = 0.053). In conclusion, maternal knowledge and attitudes, family support, and health worker support are significant factors influencing MR immunization uptake, highlighting the need to strengthen health education and family involvement to improve MR immunization coverage.

References

Alliance, V. (2025). The value of vaccination: Protecting lives and building healthier societies. https://www.vaccinealliance.org/resources/wec-00201-00603-bloom/

Budiyono, H., Suryani, D., & Nurhayati, R. (2019). Perilaku ibu dalam pemberian imunisasi dasar lengkap pada bayi di wilayah kerja puskesmas. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 14(2), 88–94.

Dababneh, A., Al-Saleh, N., & Abu-Raddad, L. (2024). Measles vaccination coverage and anti-measles herd immunity levels in the world and WHO regions worsened from 2019 to 2023. Vaccines, 13(2), 157. https://doi.org/10.3390/vaccines13020157

Green, L. W., & Kreuter, M. W. (2020). Health promotion planning: An educational and ecological approach (5th ed.). McGraw-Hill Education.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2017a). Petunjuk teknis kampanye imunisasi Measles Rubella (MR) di Indonesia. Jakarta: Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2017b). Imunisasi Measles Rubella lindungi anak kita. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020a). Pedoman pelaksanaan imunisasi di Indonesia. Jakarta: Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020b). Pedoman surveilans campak-rubela (Edisi 2). Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Profil kesehatan Indonesia tahun 2021. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Khomariah, I. N., Suryoputro, A., & Arso, S. P. (2018). Analisis pelaksanaan program imunisasi dasar lengkap (IDL) pada bayi di Puskesmas Kota Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 6(5).

Leonor, R., & Mendez, J. (2023). Rubella: Clinical manifestations and diagnosis. Journal of Infectious Diseases and Public Health, 17(2), 145–152.

Mardianti, L., & Farida, N. (2020). Hubungan pengetahuan ibu dengan kelengkapan imunisasi dasar bayi. Jurnal Kebidanan dan Kesehatan, 11(1), 34–40.

Notoatmodjo, S. (2012). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Nurhabibah, P. (2019). Faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian imunisasi Measles Rubella (MR) di wilayah kerja Puskesmas Bandar Khalippa (Skripsi). Universitas Sumatera Utara.

Pebrina, M., Fernando, F., & Sary, A. N. (2021). Edukasi pemberian imunisasi MR pada ibu yang memiliki anak usia balita.

Prabandari, G., Musthofa, B. S., & Kusunawati, A. (2018). Faktor yang berhubungan dengan penerimaan ibu terhadap imunisasi Measles Rubella pada anak SD di Desa Gumpang Kecamatan Kartasura Kabupaten Sukoharjo. Jurnal Kesehatan Masyarakat.

Sari, A. F., & Nindi, C. (2023). Mengenal campak dan pencegahannya.

Sidabutar, R. (2019). Faktor yang berhubungan dengan pemberian imunisasi Measles Rubella (MR) di Desa Lingga Tiga Kecamatan Bilah Hulu Kabupaten Labuhan Batu (Skripsi). Institut Kesehatan Helvetia.

Simanjuntak, E. H., Simanjuntak, Y. T., & Situmorang, R. (2022). Hubungan pengetahuan dan persepsi ibu dengan kepatuhan dalam pemberian imunisasi MR lanjutan. Indonesian Journal of Midwifery, 5(1), 1–6. https://jurnal.unw.ac.id

Sugiyono. (2021). Statistika untuk penelitian. Bandung: Alfabeta.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga.

World Health Organization. (2024a). Measles: Fact sheet. https://www.who.int

World Health Organization. (2024b). Vaccines and immunization: What is vaccination. https://www.who.int

Downloads

Published

2026-02-12

How to Cite

Yessi Rahayu, Ari Diansyah, Ardita Aldama, & Fadila Rizki Yani. (2026). Faktor -Faktor Yang Mempengaruhi Cakupan Imunisasi MR (Measles Rubella) di Wilayah Kerja Puskesmas Pekanbaru Kota Tahun 2025. Jurnal Siti Rufaidah, 4(1), 67–80. https://doi.org/10.57214/jasira.v4i1.294

Similar Articles

<< < 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.